WELCOME TO DOCTOR'S FILES - HEALTHY INSIDE

HEALTHY IS OUR SOUL, UN-IDENTIFIED THINKS ARE INSIDE OUR BODY, LEARN OUR SELF, HEAL EACH OTHER , MAKE A HEALTHY LIFE , KEEP ENVIRONMENT , AND STAY BE THE NUMBER ONE WITH OUR HEALTHY , SUCCES EXPECTED BY YOUR HEALTHY .

Infeksi Jamur: Histoplasmosis

Wednesday, July 6, 2011


Histoplasmosis capsulatum adalah jamur dimorfik yang terdapat di alam dalam bentuk miseliumnya (saprofit) dan pada jaringan manusia scbagai ragi. Bentuk saprofit ditemukan di tanah di seluruh Amerika Serikat barat-tengah terutama sepanjang Ohio dan sungai Missisipi: kasus sporadis histoplasmosis manusia dan binatang telah dilaporkan pada 31 dari 48 negara bagian yang berdekatan. Pada bagian Kentucky dan Tennessee, hampir 90% populasi diatas 20 tahun mempunyai uji kulit positif terhadap histoplasmin.
EPIDEMIOLOGI
H. capsulatum tumbul di tanah yang kaya dengan nitrat seperti tanah daerah-daerah yang sangat terkontaminasi dengan tetesan-tetesan burung atau kayu yang lapuk. Spora jamur sering dibawa sayap burung. Wabah histoplasmosis setempat telah dilaporkan setelah aerosolisasi mikrokonidia dengan pembangunan pada daerah yang sebelumnya ditempati oleh tempat burung starling atau kandang ayam atau oleh potongan-potongan kayu yang lapuk. Tidak seperti burung, kelelawar secara aktif terinfeksi dengan histoplasma. Wabah histoplasmosis setempat juga telah dilaporkan setelah pemajanan yang kuat pada kelelawar guano di gua-gua dan sepanjang jembatan yang sering didatangi oleh kelelawar.
PATOGENESIS DAN PATOLOGI
Inhalasi mikrokonidia merupakan stadium awal infeksi manusia. Konidia mencapai alveoli, bertunas, dan berproliferasi sebagai ragi. Infeksi awal adalah bronkopneumonia. Ketika lesi paru awal bertambah usianya. terbentuk sel raksasa disertai dengan pembentukan granuloma dan nekrosis sentral. Pada saat pertumbuhan spora, sel ragi masuk ke dalam sistem retikuloendotelial melalui sistem limfatik paru dan limfonodi hilus. Penyebaran dengan keterlibatan limpa khas menyertai infeksi paru primer. Pada hospes normal, respons imun timbul pada sekitar 2 minggu. Lesi paru awal sembuh dalam 2 sampai 4 bulan tetapi dapat mengalami kalsifikasi menyerupai kompleks Ghon tuberkulosis, atau mungkin ditemukan kalsifikasi buckshot yang melibatkan paru dan limpa. Tidak seperti tuberkulosis, reinfeksi dengan H. capsulatum terjadi dan dapat menimbulkan respons hospes yang berlebihan pada beberapa kasus.
MANIFESTASI KLINIS
Ada tiga bentuk histoplasmosis manusia: infeksi paru akut, histoplasmosis paru, kronis, dan histoplasmosis diseminata progresif. Histoplasmosis paru akut menyertai pemajanan awal atau berulang saluran pernapasan terhadap mikrokonidia . Sebagian besar penderita tanpa gejala. Penyakit dengan gejala lebih sering terjadi pada anak kecil: pada individu yang lebih tua, gejala-gejala menyertai pemajanan terhadap inokula besar dalam ruang tertutup (misal, kandang ayam atau gua) atau pemajanan yang lama (berkeinah pada tanah yang terkontaminasi. potongan kayu lapuk). Prodromalnya tidak spesifik dan biasanya terdiri atas gejala-gejala seperti flu: nyeri kepala, demam. nyeri dada. dan batuk. Hepatosplenomegali terjadi lebih sering pada bayi dan anak kecil. Infeksi simtomatik mungkin disertai dengan distres pernapasan yang berat dan hipoksia, diperlukan intubasi, ventilasi dan terapi steroid. Penyakit paru akut dapat juga terjadi bersama dengan penyakit yang lama (10 hari sampai 3 minggu) terdiri atas kehilangan berat badan, dispnea, demam tinggi, astenia dan kelelahan. Sepuluh persen penderita dengan infeksi paru akut datang dengan penyakit seperti-sarkoid yang meliputi artritis atau artralgia, eritema nodosum, keratokonjungtivitis, atau iridosiklitis dan perikarditis. Kebanyakan anak dengan penyakit paru akut mempunyai gambaran radiografi normal. Individu dengan penyakit bergejala secara khas mempunyai bercak-bercak bronkopneumonia: adenopati hilus secara tidak bervariasi muncul. Pada anak keeil, pneumonia dapat menyatu. Kalsifikasi setempat atau buckshot merupakan tanda konvalesen infeksi paru akut.
Respons hospes yang berlebihan terhadap antigen jamur dalam parenkim paru-paru atau limfonodi hilus menimbulkan komplikasi toraks dari histoplasmosis paru akut. Histoplasmoma berasal dari parenkim dan biasanya tidak bergejala. Lesi seperti fibroma ini sering dikalsifikasi secara konsentris dan tunggal. Jarang, lesi ini dapat menyebabkan bronkolithiasis yang disertai dengan “stone spitting”, mengi, dan hemoptisis. Pada daerah endemik, lesi ini mungkin menyerupai tumor parenkim dan kadang-kadang didiagnosis pada biopsi paru-paru. Granuloma mediastinum terbentuk bila limfonodi hilus reaktif bergabung dan teranyam bersama. Walaupun lesi ini biasanya tidak bergejala, granuloma yang sangat besar dapat menekan struktur mediastinum, menghasilkan gejala-gejala obstruksi esofagus, bronkus atau vena kava. Perluasan dan nekrosis lokal dapat menimbulkan perikarditis atau efusi pleura. Fibrosis mediastinum merupakan komplikasi granuloma mediastinum yang jarang dan menggambarkan suatu reaksi fibrotik tidak terkendali yang berasal dari limfonodi hilus. Bangunan-bangunan dalam mediastinum menjadi terhungkus dalam massa fibrotik, menghasilkan gejala obstruktif. Sindrom vena kava superior, obstruksi vena pulmonalis dengan sindrom seperti stenosis mitral, dan obstruksi arteria pulmonalis dengan gagal jantung kongestif telah diuraikan. Disfagia menyertai keterjebakan esofagus, dan sindrom batuk, mengi, hemoptisis. dan dispnca menyertai obstruksi bronkus.
Histoplasmosis paru kronis adalah infeksi oportunis pada penderita dewasa dengan emfisema sentrilobuler. Perwujudan ini jarang pada anak. Histoplasmosis diseminata progresif adalah penyakit yang mengenai bayi dan penderita imunosupresi. Penyakit diseminata pada bayi terjadi hampir secara tersendiri pada usia kurang dari 1 tahun dan menyertai infeksi paru primer. Demam adalah tanda yang paling lazim dan mungkin bertahan selama beberapa minggu sampai beberapa bulan sebelum diagnosis.

SUPPORTED BY :